MENU
Online One Stop Solution for Digital & Offset Printing
Home    Blog

Belajar dari Debut ItsFryday di PRJ: Bagaimana Media Cetak, Packaging Custom, & Signage yang Solid Mendorong Peluncuran Produk Viral

10-09-2026 11:55

Ringkasan: Debut ItsFryday di PRJ menunjukkan bahwa packaging, booth, lightbox, banner, dan media cetak lainnya dapat menjadi bagian dari strategi branding dan penjualan. Dengan desain yang konsisten, setiap media tidak hanya menarik perhatian pengunjung, tetapi juga memperkuat identitas brand, mendorong transaksi, dan menciptakan peluang konten di media sosial.


Di industri kuliner, produk yang lezat belum tentu otomatis mudah diingat dan dipilih konsumen. Ketika sebuah brand masuk ke event besar seperti Pekan Raya Jakarta (PRJ), tantangannya semakin besar karena brand harus mampu menarik perhatian dalam hitungan detik, tampil berbeda di tengah banyak kompetitor, sekaligus mempertahankan identitas visual yang sudah dikenal konsumen melalui media sosial. Hal ini menarik untuk dilihat dari debut ItsFryday di PRJ, ketika brand yang berkembang dari bisnis rumahan menuju kuliner viral tersebut membawa kekuatan branding digital ke ruang offline melalui booth, signage, media promosi, dan packaging..

Pentingnya desain kemasan dalam mendorong keputusan konsumen juga didukung oleh penelitian Widiyanti dan Telagawathi tentang kopi kemasan siap minum merek Nescafé, yang menunjukkan bahwa desain kemasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, dengan pengaruh total sebesar 18,7%. Temuan ini memperkuat bahwa kemasan bukan sekadar pelindung produk, tetapi dapat menjadi salah satu elemen penting dalam membangun brand image dan mendorong minat beli. Dalam konteks event, fungsi tersebut menjadi semakin strategis karena packaging, booth, dan media cetak dapat bekerja secara bersamaan untuk menarik perhatian, memperkuat citra brand, dan menciptakan pengalaman yang mudah diingat konsumen.

Aktivasi ItsFryday di PRJ menunjukkan bagaimana kekuatan produk, packaging custom, dan visual booth dapat menciptakan pengalaman brand yang menarik perhatian pengunjung sekaligus berpotensi menjadi konten di media sosial.

Inilah mengapa media cetak bukan sekadar kebutuhan dekorasi event. Print collateral yang dirancang dengan tepat dapat menjadi bagian dari strategi pemasaran: menarik perhatian, menjelaskan produk, meningkatkan persepsi kualitas, hingga menciptakan objek visual yang layak dibagikan di media sosial.

Kerangka studi kasus ini menempatkan packaging custom sebagai salah satu titik penting karena kemasan tidak berhenti ketika transaksi selesai. Saat dibawa berkeliling area event, kemasan berubah menjadi semacam walking billboard yang memperluas eksposur brand secara organik.

Strategi Branding Kemasan & Outlet dalam event

1. Kemasan produk yang menonjolkan brand

Packaging Menarik dari Branding Itsfryay

Packaging adalah salah satu media branding yang paling dekat dengan konsumen. Di event seperti PRJ, kemasan yang menarik memiliki dua fungsi sekaligus: menjaga produk dan mempromosikan brand.

Bayangkan seorang pengunjung membeli makanan, kemudian berjalan puluhan meter sambil membawa kemasan dengan warna, logo, dan visual produk yang mencolok. Setiap orang yang melihat kemasan tersebut berpotensi menjadi calon pelanggan. Inilah konsep walking billboard.

Packaging juga memiliki potensi sebagai content-driven packaging. Kemasan yang unik, rapi, dan fotogenik dapat mendorong konsumen mengambil foto, membuat video unboxing, review, atau konten mukbang untuk TikTok dan Instagram Story.

Dari sisi struktur desain, kemasan idealnya menggunakan warna yang konsisten dengan identitas brand, memiliki konstruksi yang kokoh, serta menampilkan visual makanan yang menggugah selera. Elemen pop-up atau bentuk cetakan yang berbeda juga dapat memberikan pengalaman visual yang lebih memorable.

Dari sisi teknis, pemilihan material harus disesuaikan dengan karakter makanan. Untuk kebutuhan yang bersentuhan dengan produk pangan, penggunaan kertas food grade seperti Ivory dapat menjadi pilihan sesuai konstruksi dan kebutuhan produk. Laminasi matte atau glossy kemudian dapat digunakan pada area yang memang sesuai untuk memberikan perlindungan dan karakter visual tertentu.

  • Spesifikasi: permukaan relatif halus dan cocok untuk menghasilkan reproduksi warna serta visual branding yang kuat.
  • Laminasi matte/doff: memberikan tampilan lebih elegan dan minim pantulan ketika difoto.
  • Laminasi glossy: membuat warna dan visual terlihat lebih kontras serta menarik perhatian.

Yang terpenting, material dan finishing harus dipilih berdasarkan fungsi kemasan, bukan sekadar mengejar tampilan. Pengujian sampel sebelum produksi massal membantu memastikan kemasan tetap kuat dan sesuai dengan karakter makanan.

2. Lightbox Custom untuk tamplian Menu yang menarik

Backlit di BPC

Jika packaging bekerja ketika konsumen sudah berinteraksi dengan produk, lightbox bekerja beberapa langkah sebelumnya: menarik perhatian pengunjung dari kejauhan.

Dalam area event yang padat, sebuah signage biasa dapat mudah tenggelam di antara berbagai brand. Lightbox dengan pencahayaan dari belakang menciptakan titik fokus visual yang lebih kuat, terutama pada area indoor atau ketika event berlangsung hingga malam hari.

Untuk kebutuhan ini, Backlit Jerman UV atau Backlit Duratrandapat digunakan sebagai media cetak yang dirancang untuk diterangi dari belakang. Kualitas file, resolusi, dan reproduksi warna harus diperhatikan agar visual menu baru tetap tajam dan tidak kehilangan daya tarik ketika terkena pencahayaan internal.

3. Booth Stand & Counter Display untuk menarik pengunjung

Stiker Ritrama Glossy UV yang diaplikasikan ke booth stand

Booth adalah tempat di mana perhatian berubah menjadi interaksi dan transaksi. Karena itu, tampilan booth harus mampu menyampaikan identitas brand secara konsisten dari berbagai sudut pandang.

Salah satu solusi yang praktis adalah aplikasi Stiker Ritrama Glossy UV pada panel booth. Material ini dapat membantu menghasilkan permukaan branding yang tahan terhadap penggunaan selama event, termasuk paparan air, benturan ringan, dan kebutuhan pembersihan.

Hasil akhirnya bukan sekadar booth yang “terlihat bagus”, tetapi sebuah ruang penjualan yang memiliki bahasa visual sama dengan kemasan dan materi promosi lainnya.

4. Banner & Poster: Mengubah Foot Traffic Menjadi Antrean

X Banner

Banner dan poster memiliki peran berbeda dari packaging. Jika packaging berfungsi sebagai media promosi berjalan, banner berfungsi menyampaikan pesan secara cepat kepada pengunjung yang belum mengenal produk.

Untuk peluncuran menu baru, visual produk sebaiknya dibuat dominan. Informasi seperti nama menu, harga, ukuran/porsi, dan value proposition harus dapat dipahami tanpa membuat pengunjung berhenti terlalu lama.

Format seperti X Banner atau Roll-Up Banner dengan material seperti albatross atau flexi high-end dapat digunakan sesuai kebutuhan instalasi. Ketajaman warna menjadi faktor penting agar visual makanan tidak terlihat kusam dari jarak beberapa meter.

Strategi Integrasi O2O (Online-to-Offline) lewat Kemasan & Media Cetak

Kesalahan umum dalam event marketing adalah menganggap aktivitas offline dan online sebagai dua kampanye yang terpisah. Padahal, keduanya dapat dirancang sebagai satu perjalanan konsumen: melihat → tertarik → membeli → membagikan → kembali membeli.

Content-Driven Packaging

Kemasan custom yang menarik dapat menjadi “pemicu konten” setelah transaksi. Konsumen tidak perlu selalu diminta untuk membuat konten. Ketika kemasan memang memiliki bentuk dan visual yang menarik, konsumen memiliki alasan alami untuk memotretnya.

Di sinilah packaging, produk, dan social media saling terhubung. Produk yang menarik menciptakan pengalaman; kemasan memperkuat pengalaman tersebut; kemudian konsumen mengubah pengalaman itu menjadi konten.

CMYK Color Matching: Menjaga Identitas Brand Tetap Konsisten

Salah satu detail teknis yang sering dianggap kecil tetapi berdampak besar adalah color matching. Warna yang tampil di layar smartphone belum tentu identik dengan hasil cetak karena layar menggunakan sistem warna RGB, sementara proses cetak umumnya menggunakan CMYK.

Karena itu, artwork packaging, banner, booth, dan media promosi sebaiknya dipersiapkan dengan standar warna yang konsisten. Proses CMYK color matching dan proofing membantu meminimalkan perbedaan warna antarmedia.

Bagi brand kuliner, hal ini sangat penting. Warna khas brand yang berubah-ubah antara kemasan, booth, dan banner dapat membuat identitas visual terlihat kurang profesional. Sebaliknya, konsistensi warna membantu konsumen langsung mengenali brand meskipun mereka melihatnya dari media yang berbeda.

QR Code: Menghubungkan Pengunjung Event dengan Kanal Digital

Media cetak juga dapat menjadi jembatan menuju aktivitas digital. QR Code dapat ditempatkan pada packaging, poster, atau display untuk mengarahkan konsumen ke akun media sosial, program giveaway, katalog, maupun kanal pemesanan online.

Dengan demikian, hubungan brand dengan konsumen tidak berakhir ketika pengunjung meninggalkan booth. Aktivasi offline dapat menghasilkan audiens yang kemudian dipelihara melalui kanal digital.

Panduan Praktis untuk Pelaku Usaha

Bagi pemilik UMKM kuliner, tim marketing event, maupun pelaku bisnis D2C, berikut checklist sederhana sebelum melakukan produksi media cetak untuk event:

  1. Pastikan material sesuai fungsi produk.

    Untuk kemasan makanan, perhatikan kebutuhan food grade dan karakter produk. Jangan memilih material hanya berdasarkan harga atau tampilan.

  2. Pilih finishing berdasarkan pengalaman yang ingin dibangun.

    Laminasi doff dapat memberikan kesan lebih premium dan estetis, sedangkan glossy dapat membuat warna terlihat lebih kontras. Pilihan terbaik bergantung pada desain dan karakter produk.

  3. Lakukan proofing sebelum produksi massal.

    Uji sampel untuk mengecek warna, ukuran, konstruksi, dan kualitas finishing. Untuk packaging, lakukan pula uji beban agar kemasan tidak hanya menarik tetapi mampu menjalankan fungsi utamanya.

  4. Pastikan semua media berbicara dalam bahasa visual yang sama.

    Logo, warna, typography, foto produk, dan gaya desain pada packaging, booth, lightbox, dan banner harus saling memperkuat.

Untuk kebutuhan event yang lebih lengkap, pelaku usaha juga dapat melihat pilihan event desk sebagai bagian dari kebutuhan display dan area interaksi brand. Sementara itu, berbagai pilihan produk media promosi dan display dapat dipertimbangkan untuk menyesuaikan kebutuhan ruang, pesan, serta konsep event.

Ingin membuat kemasan dan booth bisnis Anda lebih menonjol di event berikutnya?

Konsultasikan kebutuhan packaging custom food grade, lightbox, booth display, banner, hingga berbagai media promosi dengan Bali Printing Center (BPC). Tim kami dapat membantu menerjemahkan kebutuhan branding Anda menjadi media cetak yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga relevan dengan tujuan pemasaran.

Konsultasi dan Order via WhatsApp →

Label

Blog Terkait

|
Kami Sedang Online